Komisi V DPR Siap Bekerja dengan Pemerintan Jokowi-JK - Kabarparlemen.com | Situs Berita Parlemen Indonesia

Post Top Ad

Komisi V DPR Siap Bekerja dengan Pemerintan Jokowi-JK

Komisi V DPR Siap Bekerja dengan Pemerintan Jokowi-JK

Share This
Politisi PKS, Yudi Widiana. Foto : Ist.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Pimpinan Komisi V DPR yang membidangi Infrastruktur menyatakan siap bekerja dan bermitra dengan kementerian Jokowi—JK.

"Kami siap bekerja dan bermitra dengan kementerian bidang infrastruktur, perhubungan dan perumahan rakyat,” kata Wakil ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana usai terpilih sebagai salah satu pimpinan Komisi V di Gedung Nusantara, Kamis (30/10).

Sebagai langkah awal kerja, pihaknya akan menggelar rapat intern pekan depan. Selain akan membahas agenda kerja, Komisi V juga akan melakukan konsolidasi dan pendalaman terkait permasalahan infrastruktur saat ini, termasuk pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah nasional (RPJMN) 2010—2014 yang belum tercapai.

Adapun sejumlah persoalan terkait infrastruktur yang menjadi PR bagi pemerintahan Jokowi-JK yang harus diselesaikan,lanjut Yudi, antara lain adalah baglock anggaran bidang infrastruktur dan beberapa peraturan perundangan-undangan yang belum selesai.

“Permasalahan bidang infrastruktur dan perhubungan yang perlu kita carikan solusinya antara lain beban anggaran untuk infrastruktur, khususnya dibidang kemaritiman yang masih minim, termasuk beberapa UU yang harus segera diselesaikan seperti UU Sistem Transportasi Nasional, UU Jasa Konstruksi dan UU Arsitektur,” kata politisi PKS asal dapil Jabar IV itu seperti dikutip dari situs resmi dpr.go.id.

Seperti diketahui, untuk infrastruktur ke-PU-an, kebutuhan anggaran pada tahun 2015 mencapai Rp123,29 triliun. Namun, pagu yang tersedia sekitar Rp74,2 triliun sehingga terdapat kekurangan sekitar Rp49 triliun. Baglock anggaran untuk sector perhubungan juga terbilang besar mencapai Rp26 triliun lebih pada tahun 2015, dimana kebutuhan anggaran dibidang perhubungan mencapai Rp70 triliun lebih, sementara pagu yang tersedia hanya sebesar Rp44,6 triliun. (Sugeng/dpr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages