DPR

[DPR][bleft]

MPR

[MPR][bleft]

DPD

[DPD][bleft]

DPRD

[DPRD][bleft]

RDP di Komisi VI, Elvyn Paparkan Strategi Pelindo II Menuju Pelabuhan Berkelas Dunia


JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM - Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC telah melakukan berbagai upaya dalam rangka menuju pelabuhan berkelas dunia. Di antaranya dengan mengubah proses bisnis di berbagai sektor berbasis digital.

Demikian dipaparkan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC Elvyn G Masassya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (10/2) di kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Elvyn menjelaskan, untuk  menuju menjadi pelabuhan kelas Dunia ini, Pelindo II telah menyusun roadmab atau tahapan yang ingin di capai dalam setiap tahunnya. Sehingga rencana Pelindo II menjadi Pelabuhan kelas Dunia tercapai. 

“ Perusahaan melakukan perubahan business process dalam 3 tahun terakhir. Hasilnya, kinerja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, baik dari sisi finansial maupun operasional,” ujarnya.

Lebih lanjut Elvyn mengatakan, terdapat 3 hal penting yang menjadi fokus utama dalam pembenahan di Pelindo II yang dilakukannya, di antaranya peningkatan hasil di seluruh cabang IPC dan anak peusahaan, pertumbuhan profitabilitas, dan holding establishment yang merupakan sinergi antaranak perusahaan. Hal ini dilakukan agar hasil yang didapat bisa lebih terukur dan terkontrol.

“ 2019 kita targetkan tahun sustainable dan  IPC berfokus pada 3 hal, yakni strategi pertumbuhan, konektivitas nasional, dan ekspansi global,” ujarnya.

Pada strategi pertumbuhan, IPC memiliki target terhadap peningkatan pendapatan perusahaan dengan mengimplementasikan growth strategy dan ekspansi ke luar negeri melalui anak perusahaan. Sementara pada proyek strategis dan konektivitas, IPC berkomitmen untuk dapat meningkatkan konektivitas antarpelabuhan dan kawasan melalui program Integrated Port Network dan pembangunan proyek strategis.

Pada awal RDP dengan Komisi VI DPR ini,  Elvyn juga menjelaskan bahwa visi Pelindo di 2024 menjadi fasilitatator perdagangan kelas dunia melalui ekosistem kepelabuhanan. Dengan misi memaksimalkan nilai tambah bagi peningkatan kepentingan. 

“Ada 5 tahapan untuk menuju pelabuhan berkelas dunia yang sudah di susun untuk menuju  what class fasilitator pada 2024,” ujarnya. 

Dalam kesempatan ini, Elvyn juga menyampaikan bahwa pihaknya  mendapat arahan dari Kementerian BUMN untuk pembuatan roadmap pembangunan sinergitas di bidang pelabuhan, melalui holding pelabuhan yang nantinya akan dibentuk.

“ Kami diberikan kepercayaan (Menteri BUMN) untuk menyusun rencana konektifitas dan integrase di bidang Pelabuhan. Ini dimaksutkan agar kedepan BUMN di bidang Pelabuhan mempunyai strategi yang jelas dalam pengelolaannya dan target-target capainya. Saat ini sedang kami susun untuk menuuju sinergitas di bidang Pelabuhan,” ujarnya. (Jay)

Tidak ada komentar: