DPR

[DPR][bleft]

MPR

[MPR][bleft]

DPD

[DPD][bleft]

DPRD

[DPRD][bleft]

Komisi V Soroti Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Anggota Komisi V DPR Fauzih Amro. 
JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Anggota Komisi V DPR Fauzih Amro mempertanyakan substansi dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, karena menurutnya model transportasi sekarang sudah ada, “Sudah ada kereta, sudah ada jalan tol dan non tol, saya kira substansi nya apa,” kata Fauzih saat ditanya Parlementaria, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/1).

Ia menambahkan, pertama, jika subtansinya untuk meningkatkan perekonomian di kota-kota terdekat, menurutnya baik, namun proyek ini dianggap luar biasa anggarannya.

“Yang kedua, saya melihat harus ada kajian yang mendalam, Amdal nya berantakan dan seterusnya, dangroundbreaking ini kan belum final, jangan sampai pelaksanaannya kacau dibelakang hari, nah, maka dari itu, kami di Komisi V DPR, sifatnya hanya mendorong dan mengingatkan supaya proses ini bisa terlaksana dengan baik dan benar,”tegasnya.

Selanjutnya, dorongan dari DPR ini dengan satu syarat, agar swasta yang mengelolanya, “Jangan sampai membebankan APBN, kalau swasta otomatis APBN nya tidak terganggu, seperti itu,”jelas Fauzih.

Seperti diketahui, Pemerintah terus mendorong agar pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung berjalan sesuai dengan rencana. Setelah menggelar rapat pada pekan lalu, pemerintah memutuskan untuk segera melakukan groundbreaking pada 21 Januari 2016 di Walini, Bandung.(nt/dpr)

Tidak ada komentar: