DPR

[DPR][bleft]

MPR

[MPR][bleft]

DPD

[DPD][bleft]

DPRD

[DPRD][bleft]

Moratorium TKI Tidak Menyelesaikan Masalah

Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Foto : Halomalang.com.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Kondisi perekonomian nasional yang tidak kunjung membaik yang ditengarai nilai tukar rupiah yang labil dan daya beli masyarakat yang terus tergerus dan di tambah dengan tingginya kebutuhan makanan pokok yang tiba-tiba membuat beberapa kebijakan pemerintah yang seolah-olah dinilai baik malah menjadi buruk.

Anggota Komisi IX DPR, dokter Adang Sudrajat mencontohkan pada kasus moratorium pengiriman tenaga kerja ke luar negeri. “Moratorium TKI untuk saat ini sangat tidak menyelesaikan masalah ekonomi Bangsa. Secara natural, pertambahan pengangguran semakin berlipat-lipat akibat PHK dimana-mana, karena kemempuan industri atau dunia usaha dalam negeri tidak mampu mempertahankan stabilitas produksinya sehingga mempengaruhi penyusutan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan” katanya.

Pada rancangan Undang-Undang TKI yang saat ini sedang merevisi undang-undang TKI sebelumnya, dokter Adang, sapaan akrabnya, mengusulkan beberapa point yang dapat memberikan rasa aman dan perlindungan kuat pada TKI terutama pekerja wanita.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini mengusulkan memasukkan beberapa point pada pasal-pasal undang-undang secara tertulis antara lain “TKW harus disertai oleh

muhrimnya. Karena ketika seorang wanita yang jauh dari tanah airnya apabila bersama lelaki yang menjadi suami atau keluarganya akan memberi manfaat yang sangat banyak.

Manfaat itu, lanjutnya, antara lain memberikan perlindungan 24 jam pada TKW, memberi tambahan peluang kerja bagi angkatan kerja laki-laki,

marwah laki-laki sebagai kepala keluarga akan terjaga dan yang paling penting akan mampu meringankan beban birokrasi kedutaan dalam perlindunganTKI khusunya TKW.

Ketua Bidang Generasi Muda dan Profesi DPW PKS Jawa Barat ini sangat yakin apabila point ini masuk pada pasal undang-undang TKI yang sedang di revisi, dan penerapannya sesuai dengan harapan, dapat dipastikan akan menambah keberkahan bagi semua pihak baik para TKI, pemerintah maupun bangsa ini secara keseluruhan.

 “Saya berharap pemerintah berpikir ulang untuk menghentikan kebijakan Moratorium TKI pada saat ini dimana perlambatan ekonomi telah memberi dampak besar termasuk PHK massal. Dengan memberi kesempatan mengirim TKI kembali, mudah-mudahan beban negara sedikit berkurang dengan catatan tidak ada lagi perlakuan buruk terhadap TKI oleh oknum tak bertanggungjawab”, pungkas Adang Sudrajat.(Iman Firdaus)

Tidak ada komentar: